Mengolah Daun Sukun

Daun sukun berkhasiat : pilih yang hijau atau yang kuning?

Herbalis telah mulai meresepkan daun sukun pada pasien hepatitis yang datang berobat dan menyarankan pasien untuk mencari daun sukun tua berwarna, tapi belum jatuh dari pohon.

Daun sukun yang manjur

daun sukun

daun sukun

Pasien merebus selembar daun sukun dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Ramuan itu diminum sehari sekali. Dalam 2,5 bula kondisi pasien berangsur membaik. Sebenarnya Daun sukun tua berwarna kuning juga baik untuk mengontrol kadar gula darah diabetes. Riset di pusat penelitian kimia LIPI di Serpong Tanggerang,provinsi Banten, menguji secara praklinis khasiat daun sukun berwarna hijau muda, hijau tua dan kuning pada hewan percobaan yang dibuat diabetes mellitus.

Hasil riset menunjukan pemberian ekstrak etanol daun sukun berwarna kuning paling efektif dibandingkan daun sukun hijau muda dan hijau tua. Puspa Dewi masih belum menemukan faktor penyebab daun sukun kuning lebih manjur menurunkan kadar gula darah.

Farmakolog di Pusat Studi Obat Alam Universitas Indonesia, Prof Dr Sumali Wiryowidagdo MSi Apt, justru menyarankan penggunaan daun sukun yang masih hijau sebagai herbal. Sebab senyawa aktif yang berkhasiat mengatasi penyakit paling banyak terdapat di daun yang berwarna hijau. “Di daun yang berwarna berwarna kuning jumlah jumlah senyawa berkhasiat sudah berkurang,” kata guru besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia itu.

Ambil daun sukun yang berwarna hijau mengilap dan olah dengan cara perebusan. Dengan perebusan, senyawa aktif yang terkandung di dalam daun sukun menjadi larut dalam air. “Hampir semua falvonoid dalam Artocarpus-genus sukun,muadah larut dalam air,” ujar Sumali. Air rebusan itu yang dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit.

Dalam bntuk senyawa rebusan,senyawa aktif lebih mudah dicerna tubuh. Itu seperti yang di ungkapkan dr Arijanto Jonosejowo, kepala Poli Obat Tradisional RSUD Dr Soetomo,Surabaya, Jawa Timur. “Ektraksi yang paling bagus menggunakan air. Ekstraksi dengan alcohol terkadang menyebabkan zat lain dalam tanaman ikut bereaksi. Akibatnya, herbal justru menjadi kurang efektif,” ujarnya.

Sebanyak 3 daun sukun berukuran sedang berwarna hijau dipotong 1-2 cm, rebus dengan 1-2 gelas air hingga mendidih. Angkat rebusan setelah 30 menit mendidih. Ramuan itu diminum 3 kali sehari. Ampas hasil rebusan masih bisa dipergunakan untuk merebus ulang dengan jumlah air yang sama.

Daun sukun kering

Sumail menuturkan, konsumsi daun sukun bisa saja dalam bentuk serbuk kering. Hanya saja di dalam tubuh bentuk serbuk kering dicerna lebih lama. Berarti butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan khasiatnya, agar lebih efektif, konsumsi serbuk kering sebaiknya beserta ampasnya.

Memanfaatkan daun sukun berwarna hijau mengilap dan mengolah daun sukun menjadi serbuk kering. Caranya dengan menjemur daun dibawah sinar matahari selam 2 hari dan memblendernya hingga berbentuk bubuk. Pasien tinggal menyeduhnya satu sendok the – sekitar 10 gram – bubuk itu dengan 100 cc air panas. Dosis untuk anak-anak setengahnya. Ramuan diminum 2 kali sehari. Serbuk daun sukun untuk mengobati ginjal, janng, prostate, rematoid arthritis dan darah tinggi.

Bubuk daun sukun kering tahan simpan hingga satu tahun. “Dalam bentuk segar pun sebetulnya awet. Asal tidak terkontaminasi cendawan, daun sukun segar bisa disimpan selam sebulan di lemari pendingin,” kata Sumali. Cuci daun sukun segar, angina-anginkan, potong kecil, masukan dalam plastic, lalu disimpan dalam lemari es. Kandungan antiseptic daun sukun “mengawetkan sendiri” daun tanaman kerabat negka itu.

Pasien yang ingin praktis bisa saja mengkonsumsi dalam bentuk kapsul. Hasil uji toksisitas pada larva udang menunjukan angka toksisitas dibawah 100 ug/ml. “Semakin baik potensinya sebagai obat,” ujar Sumali. Itu berarti daun sukun aman di konsumsi.

Daun Sukun Untuk Kesehatan

Tanaman Sukun termasuk dalam genus Artocarpus (famili Moraceae) yang terdiri atas 50 spesies tanaman berkayu, yang tumbuh di daerah panas dan lembab di kawasan Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik. Buahnya berbentuk bulat berkulit tebal dan kasar, warna hijau muda dan kuning dengan berat antara 1,5 – 3 kg.

Buah sukun bisa digunakan untuk bahan makanan. Orang biasa memanfaatkannya untuk makanan ringan, semisal direbus, digoreng, atau dibuat keripik dan kolak. Ada juga yang memanfaatkannya sebagai bahan baku tepung dan mie.

khasiat daun sukun

khasiat daun sukun

Tanaman sukun tidak banyak orang yang menanamnya. Selain kurang “menjual”, masyarakat belum begitu tahu manfaat tanaman tersebut. Sering dijumpai orang menebang pohon tersebut tumbuh liar di pekarangan, dan menggantinya dengan tanaman lain seperti pisang atau mangga. Tapi sesungguhnya sukun sangat banyak manfaatnya. Daunnya mempunyai khasiat luar biasa untuk kesehatan, efektif untuk mengobati berbagai penyakit seperti liver, hepatitis, sakit gigi, gatal-gatal, pembesaran limpa, jantung, dan ginjal. Bahkan, masyarakat Ambon telah memanfaatkan kulit batangnya untuk obat mencairkan darah bagi wanita yang baru 8-10 hari melahirkan.

Daun sukun tersebut mengandung beberapa zat berkhasiat seperti asam hidrosianat, asetilcolin, tanin, dan riboflavin. Zat-zat ini juga mampu mengatasi peradangan.

Daun Sukun : obat tradisional asam urat
Asam urat ternyata juga dapat diobati dengan konsumsi daun sukun. Cara pembuatannya juga sederhana : siapkan segenggam daun sukun yang sudah dikeringkan. Seduh dengan air panas atau direbus bersama, biarkan sampai air rebusan menjadi dingin. Ketika terapi dengan minum rebusan daun sukun, hindari makan jeroan, sayuran yang terlalu banyak zat purin seperti daun singkong karena dapat menyebabkan otot kram. Anda bisa konsultasikan bersama ahli herbal mengenai manfaat daun sukun untuk penyembuhan penyakit anda.

Daun Sukun : Mengatasi gangguan ginjal
Bahasan kasus ginjal juga pernah di bahas di http://daunsukun.com. Untuk mengobati gangguan ginjal, siapkan segenggam daun sukun kering dan dipotong-potong sampai halus. Setelah dihaluskan maka aduk dengan air panas atau direbus dan biarkan sampai dingin. Setelah dingin saring daun sukun sehingga siap untuk dikonsumsi. Rasa rebusan daun sukun tidak pahit, tapi anda dapat mencampurnya dengan tambahan sedikit madu atau gula agar lebih nikmat.

Daun Sukun : Mengatasi masalah kolesterol
Bagi anda yang memiliki masalah kolesterol, anda dapat memanfaatkan daun sukun ini untuk menurunkan kadar kolesterol. Cara gunakan segenggam daun sukun kering, bisa ditambah dengan segenggam daun bangle. Kemudian seduh atau rebus dengan air panas. Sama seperti membuat teh. Tambahkan sedikit madu agar lebih segar.

Daun Sukun

Siapakah sukun sebenarnya? Sukun adalah nama sejenis pohon dan buahnya sekali. Buah sukun tidak memiliki biji dan memiliki bagian yang empuk. Tekstur yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang juga mengenalnya sebagai “buah roti” (Ingg.: breadfruit; Bld.: broodvrucht, dll.).

Sukun diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas: Dilleniidae
  • Ordo: Urticales
  • Famili: Moraceae (suku nangka-nangkaan)
  • Genus: Artocarpus
  • Spesies: Artocarpus communis Forst

daun sukun

daun sukun

Daging buah sukun yang telah dikeringkan dapat dijadikan tepung dengan kandungan pati sampai 75%, 31% gula, 5% protein, dan sekitar 2% lemak. Daun sukun sering dijadikan pakan ternak. Kulit batangnya menghasilkan serat yang bagus yang pada masa lalu pernah digunakan sebagai bahan pakaian lokal.

Getah dari sukun dapat digunakan untuk menjerat burung, menambal (memakal) perahu, dan sebagai bahan dasar permen karet. Kayu sukun atau timbul berpola bagus, ringan dan cukup kuat, sehingga kerap digunakan sebagai bahan alat rumah tangga, konstruksi ringan, dan membuat kapal.

Timbul, kulur, atau kluwih (yang berbiji) lebih banyak dipetik tatkala muda, untuk dijadikan sayur lodeh, sayur asam, atau ditumis bersama cabai. Biji timbul yang tua juga kerap direbus, digoreng, atau disangrai untuk dijadikan makanan ringan. Camilan berbahan sukun juga populer di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam penelitian terakhir ditemukan fakta menarik tentang manfaat daun sukun dan khasiat daun sukun yang luar biasa bagi kesehatan. Termasuk sebagai obat tradisional asam urat, daun sukun terbukti banyak membantu penderita sakit asam urat. Tidak hanya menghilangkan rasa sakit saja, daun sukun ampuh menjaga kadar asam urat dalam darah tetap normal.

Kandungan Daun Sukun

Kandungan yang terdapat pada daun sukun adalah kandungan gizi yang cukup banyak, antara lain sebagai berikut :

* karbohidrat .
* protein.
* lemak.
* Vitamin B1.
* Vitamin B2.
* Vitamin C
* dan Mineral ( kalsium, Fosfor dan zat besi).

Daun sukun juga mengandung asam amino esensial yang tidak produksi oleh manusia, seperti: histidine, isoleusin, lysine, methionin, triptophan dan valin juga ada didalam kandungan daun sukun.

Khasiat Daun Sukun

Buah sukun (tak berbiji) merupakan sumber karbohidrat di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu, lalu direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, akan menjadi awet dan dapat disimpan lama.

khasiat daun sukun

khasiat daun sukun

Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya. Kelamaan berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng. Saya juga sangat gemar makan sukun goreng ini.

Siapa yang menyangka ternyata buah sukun yang gurih ternyata daunnya berkhasiat luar biasa lho..

Khasiat Daun Sukun

Berikut ini adalah khasiat daun sukun:

* Menurunkan Kolestrol
Daun sukun dapat menurunkan kolestrol karena memiliki efek sitoprotektif atau perlindungan terhadap sel endothelium, yakni lapisan sel diantara aliran darah dn dinding pembuluh darah. Sel endotel berfungsi sebagai pengatur otot polos pada pembuluh darah.

* Menjaga Jantung dari Kerusakan Sistem Kardiovaskuler
Khasiat daun sukun dapat menjaga jantung dari kerusakan sistem kardiovaskuler yang dapat melindungi jantung dari iskemia akut atau berkurangnya aliran darah ke jantung. Iskemia dapat menyebabkan penyakit gagal jantung.

* Mencegah Inflamasi atau Peradangan

* Anti Kanker
Daun Sukun dapat mencegah penyakit kanker karena mempunyai 3 turuna seperti : isolespeol, 52-geranyl-22, 42, 4- trihydroxychalcone,dan 3, 4, 22, 42-tetrahydroxy-32-geranyldihydrochalcone. Isolespeol dapat merangsang apoptosis atau program bunuh diri sel.

Ada pula yang mengatakan bahwa khasiat daun sukun yang telah tua dan gugur, dapat digunakan untuk pengobatan tradisional pembesaran prostat, menurunkan gula darah, serta pengobatan gagal ginjal. Namun hal ini belum dilakukan penelitian lebih lanjut.